MAN 1 Nganjuk Gelar Pendampingan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dengan Suasana Positif
MAN 1 Nganjuk Gelar Pendampingan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dengan Suasana Positif
Sel, 13 Januari 2026

Senin, 13 Januari 2026 – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Nganjuk menyelenggarakan kegiatan pendampingan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai upaya memperkuat pendidikan karakter dan nilai-nilai kemanusiaan dalam proses pembelajaran. Kegiatan ini diikuti oleh pengawas madrasah, kepala madrasah, wakil kepala, guru, serta tenaga pendidik MAN 1 Nganjuk.

Pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada pendidik terkait konsep, prinsip, dan strategi penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dalam kegiatan belajar mengajar. Kurikulum Berbasis Cinta merupakan pendekatan pendidikan yang menekankan nilai kasih sayang, toleransi, empati, moderasi beragama, serta penghargaan terhadap keberagaman sebagai fondasi pembentukan karakter peserta didik.

Dalam sambutannya, Kepala MAN 1 Nganjuk menyampaikan bahwa implementasi Kurikulum Berbasis Cinta sejalan dengan visi madrasah dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia, berkarakter kuat, dan memiliki kepedulian sosial. “Madrasah harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan penuh cinta bagi seluruh peserta didik. Nilai-nilai ini perlu diinternalisasikan dalam setiap proses pembelajaran”.

Kegiatan pendampingan berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, serta praktik penyusunan perangkat pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai cinta dalam kurikulum. Para guru dibimbing untuk mengimplementasikan KBC ke dalam perencanaan pembelajaran, metode mengajar, serta evaluasi yang berorientasi pada penguatan karakter peserta didik.

Para peserta menyambut baik kegiatan ini karena dinilai memberikan wawasan baru dan inspiratif dalam mengembangkan pembelajaran yang humanis dan bermakna. Dengan adanya pendampingan ini, guru diharapkan mampu menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta secara konsisten dan berkelanjutan di lingkungan madrasah.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, suasana keakraban semakin terasa ketika para guru diajak mengikuti permainan tukar kado. Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan, saling berbagi, dan mempererat kekeluargaan antar pendidik, sejalan dengan semangat cinta dan empati yang diusung dalam kurikulum tersebut.

Melalui kegiatan ini, MAN 1 Nganjuk menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan yang berdampak, membangun karakter peserta didik, serta memperkuat budaya madrasah yang humanis dan penuh kebersamaan.

Penulis: ma | Editor: Tim Humas Madrasah

Berita

Artikel Lainnya

MAN 1 Nganjuk Ikuti...
    MANSA Newsroom — MAN 1 Nganjuk turut berpartisipasi dalam kegiatan EXTRANAS 2026 yang digelar pada 10–13 September 2026...
Jum, 11 September 2026 | 10:39
MAN 1 Nganjuk Gelar...
Mansa Newsroom — MAN 1 Nganjuk menggelar pertemuan bersama seluruh wali murid dan guru di Aula Nyai Hj. Nur Ainy...
Sen, 24 Agustus 2026 | 12:43
Seru dan Meriah, Lomba...
Nganjuk — Suasana meriah menyelimuti lapangan MAN 1 Nganjuk pada Sabtu,22 Agustus 2026 dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia....
Sen, 24 Agustus 2026 | 10:18
Perkuat Kompetensi, Pembina Tata...
MANSA Newsroom– Dalam upaya meningkatkan kompetensi pendidik dan memperkuat kualitas pembelajaran berbasis industri, para pembina Program Keterampilan Tata Boga MAN...
Sab, 18 Juli 2026 | 2:36