MANSA Newsroom– Dalam upaya meningkatkan kompetensi pendidik dan memperkuat kualitas pembelajaran berbasis industri, para pembina Program Keterampilan Tata Boga MAN 1 Nganjuk melaksanakan kunjungan industri ke Central Industri Bakpia Pathok 25, Yogyakarta, pada Jumat (17/7/2026).
Kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan para pembina mengenai perkembangan industri pangan, khususnya proses produksi makanan khas yang telah dikenal luas oleh masyarakat. Selama kunjungan, rombongan mendapatkan pemaparan mengenai sejarah berdirinya Bakpia Pathok 25, perkembangan usaha, strategi mempertahankan kualitas produk, serta inovasi yang dilakukan agar tetap mampu bersaing di tengah persaingan industri kuliner.
Selain mengikuti sesi pemaparan, para pembina juga meninjau secara langsung tahapan produksi bakpia, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan adonan, pembuatan isian, proses pemanggangan, hingga pengemasan produk sebelum dipasarkan. Mereka turut mempelajari penerapan standar sanitasi, pengendalian mutu, efisiensi proses produksi, serta sistem manajemen yang diterapkan dalam menjaga konsistensi kualitas produk.
Koordinator Program Keterampilan Tata Boga MAN 1 Nganjuk menyampaikan bahwa kunjungan industri ini menjadi bagian dari pengembangan kompetensi pendidik agar materi yang disampaikan kepada peserta didik selalu mengikuti perkembangan dunia usaha dan dunia industri. Pengalaman tersebut diharapkan dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran praktik sehingga lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para pembina menggali informasi mengenai teknik produksi, pengembangan produk, pengelolaan usaha, hingga strategi pemasaran yang diterapkan oleh Bakpia Pathok 25 sebagai salah satu pelaku industri kuliner unggulan di Yogyakarta.
Melalui kunjungan industri ini, MAN 1 Nganjuk menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya pendidik. Dengan memperkuat sinergi bersama dunia industri, madrasah berharap Program Keterampilan Tata Boga mampu menghadirkan pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan selaras dengan kebutuhan industri pangan, sehingga menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dan daya saing tinggi.
@Humas MAN 1 Nganjuk