
MANSA Newsroom – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-58, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Nganjuk menyelenggarakan rangkaian acara religius berupa Tausiah dan Buka Puasa Bersama. Acara berlangsung pada Sabtu, 7 Maret 2026 yang bertempat di Aula Nyai Hj. Nur Ainy.
Suasana hangat menyelimuti aula saat para guru, pegawai, murid dan tamu undangan berkumpul tepat pukul 16.30 WIB. Di usia yang ke-58, MAN 1 Nganjuk menjadikan momentum harlah ini sebagai refleksi atas dedikasi panjangnya dalam melahirkan generasi unggulan yang kompetitif.
Kepala MAN 1 Nganjuk, Muh. Zuhal, S.Ag., M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur yang mendalam. Ia menekankan bahwa harlah kali ini bukan sekadar seremonial, melainkan penguat tekad untuk terus berinovasi. “Di usia ke-58 ini, tantangan pendidikan semakin dinamis. Kami berkomitmen untuk terus menjaga keseimbangan antara prestasi akademik dan penguatan akhlakul karimah,” ujarnya di hadapan para hadirin.
Acara semakin bermakna dengan kehadiran Prof. Dr. H. Muhammad Thoyib, M.Pd. Dalam tausiahnya mengingatkan pentingnya menjaga keberkahan dalam menuntut ilmu. Selain itu beliau juga berpesan agar seluruh warga madrasah menjaga kerukunan dan sinergi demi kemajuan lembaga. “Ilmu yang manfaat lahir dari lingkungan yang penuh keberkahan dan keikhlasan,” tuturnya.
Menjelang azan Magrib, suasana berubah menjadi syahdu saat doa bersama dipanjatkan oleh KH. Abdullah Wahhab Fahri untuk kemajuan madrasah dan keselamatan bangsa. Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang sederhana namun penuh kehangatan.
Melalui perayaan harlah ini, MAN 1 Nganjuk kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam unggulan yang siap menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri religiusnya.
Penulis: ma | Editor: Tim Humas Madrasah